Puisi^
Tahun Keenam
Gerimis mengundang di tanah tandus,
penyejuk rasa..
berbutir jatuh ke tanah penuh makna.
setiap tetesan membawa satu kabar,
kabar yang ditunggu hingga tahun keenam.
hari itu kan datang, di mana hujan deras kan menghapus debu..
debu karna terlalu lama tersimpan..
sendiri, hanya untuk sendiri..
lama, dipendam terlalu lama..
yakin.
hari itu kan indah, di mana tetesannya mampu menghilangkan dahaga rindu.
rinduku pada gerimis di tanah tandus..
pembawa kesejukan,
meski sesaat..
tak apa, asal ada.. dan berjanji tak kan pergi lagi
kalaupun gerimis pergi, tanah tandus tetap menunggu
menunggu di waktu yang tepat.
dan berulang kali, tetap menunggu..
hingga tahun-tahun keenam yang baru..
selalu, sampai jawaban itu pasti..
bahwa gerimis hanya datang dan pergi untuk tanah tandus seorang..
by: @RSarisuci
Komentar
Posting Komentar